Upilachyne's Blog

Blog Kalang Kabut

Ketik REG yang BERMASALAH

leave a comment »


Tentu anda nonton iklan di TV yang isinya cewek cantik ngrayu nyuruh tekan *123*apalah# yang bilang anda akan menang hadiah puluhan juta atau hape, motor dan apalah… atau nyuruh “ketik REG<spasi>HAPE (atau apalah… banyak macemnya)”

Anda iseng mencobanya, dan kemudian … “bim salabim… abra kadabra, prok! Prok! Prok!”

PULSA BERKURANG SETIAP SMS DATANG!!!

MAMPUS GUA!!! PULSA MASIH NGUTANG, MELAYANG BEGITU AJA…

Ck ck ck … cari duit susah, hilang duit gampang. Merasa tertipu, tapi mau sama teman malu… “gimana ya ngatasinya?”.

Cara yang paling mudah untuk menghentikannya adalah dengan langsung mengadu ke nomor layanan service provider kita. Catat nomor yang mengirimkan SMS PENGURAS HARTA tersebut dan hubungi call center kartu kita. Bilang

“MBAK/MAS, nih ada SMS iseng yang luaper ama pulsa, tolong dihentikan ya…”

Si mbak/mas pasti Tanya .. “bisa tahu nomor yang mengirimkannya mas?”

Kasih aja nomor pengirim SMS MATA DUITAN itu…

nih beberapa call center kartu

1. INDOSAT

Call Center : Mentari : 222

Call Center : IM3 : 300 (free) / 100 (400/call)

Call Center : Star One : 111

2. Telkomsel

Call Center Halo : 111

Call Center Simpati dan AS : 116

3. XL

Call Center : Bebas : 817 (350/call)

Call Center : Jempol : 817 (350/call)

Call Center : Xplor : 817 (free)

4. Axis

Call Center : 838

5. Flexi

Call Center : 147

Cek Pulsa : 999#

6. Fren

Call Center : 888

7. Esia

Call Center : *999

8. Three

Call Center : 123

9. Smart

Call Center : 882, 881

TAPI….!!! Ada tapinya nih… dalam beberapa kasus yang pernah dialami teman-teman seperjuangan (para korban SMS PENAMBAH HUTANG), yang mendapat sms berupa link game atau ringtone, tanpa nomor pengirim…

MATI GAK LOE… mau ketik unreg bingung, dikirim ke mana, mau laporan ke call center waktu ditanya dari nomor berapa, kita gak bisa jawab.

Penulis pernah mendapati kasus ini. Kartu yang digunakan adalah IM3. waktu ngadu ke call center, si call center bilang gini…

“Maaf, kalau mau menghentikan, bapak harus tau nomor pengirimnya…, kalau tidak ada nomor pengirim SMS tersebut, kami tidak bisa menghentikannya…”

Aku njawab “waduh mbak, bukannya tidak ingat atau tidak tau, tapi ini bener-bener TIDAK ADA!!!, coba di cek mbak, biasanya kan ada daftar SMS yang dikirim ke saya mbak, kira-kira waktunya semalam jam 11-12 an”

Jawabnya anget-anget njengkelin “Maaf pak, system kami sedang maintenance, kami tidak bisa melacaknya”

“kira-kira kapan ya mbak bisa diselesaikan, soalnya saya gak pernah merasa daftar …”

“kira-kira 56 hari lagi pak”

BUSYET, kehilangan pulsa selama 56 hari lagi!!!

Langsung saja penulis marah-marah via telepon dengan bahasa hewan  yang sulit diterjemahkan untuk ditulis di sini, tapi intinya ya maki-maki.

Bayangkan, daftar aja nggak, kehilangan pulsa udah ikhlas, cuman mau menghentikan ae nunggu 56 hari lagi!! Susahnya jadi orang miskin.

Dari beberapa searching di mbah google yang dilakukan, ternyata memang sudah banyak kasus yang menimpa kalangan pemilik kartu bermerek IM* yang mengeluh karena ada layanan yang menguras HARTA mereka. Sebuah kasus yang pelik, dengan mendapat keuntungan seribu dua ribu, provider rela mengecewakan pelanggan mereka.

ini ada beberapa link yang memuat berita tentang kasus seperti yang saya alami.

http://tekno.kompas.com/read/2011/10/04/12421352/Massa.Datangi.Kantor.Operator.Telepon

gak usah di klik, sudah saya copas di bawah ni…

================================

JAKARTA, KOMPAS.com- Sejumlah orang melakukan aksi yang tergabung dalam Lingkar Studi Mahasiswa Jakarta menggelar unjukrasa di depan Kantor Pusat XL di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2011). Aksi tersebut untuk menggugat kasus-kasus pencurian pulsa telepon genggam.

Dalam aksi yang diikuti oleh puluhan warga itu mereka juga membakar kartu perdana operator XL. Aksi serupa juga akan dilakukan di Kantor Telkomsel, Kantor Indosat, dan Menkominfo.

Dalam salah satu orasi, pencurian pulsa ditenggarai dilakukan dengan penawaran SMS layanan konten empat digit. Setiap kali mendapat SMS tersebut maka pulsa pelanggan berkurang rata-rata Rp 2.000.

Aksi yang merupakan tindak lanjut pengumpulan keluhan warga tersebut untuk menekan pemerintah agar bersikap tegas dalam kasus-kasus seperti itu. Keluhan warga itu sendiri akan terus dikumpulkan untuk mensomasi operator telepon yang merugikan konsumennya. Hingga saat ini telah terkumpul sekitar 400 keluhan dari konsumen.

 ==============================

Singkat kata, penulis menulis esay ini sebagai partisipasi bagi pembaca yang pernah kehilangan pulsa gara-gara SMS LAKNAT, tersebut. Karna hak konsumen untuk mengetahui apa yang mereka beli.

update 14 nov 2011

Beberapa waktu yang lalu, pihak pemerintah menanggapi serius permasalahan ini, so… sebagai tindakan pertama, semua operator menghentikan semua sms premium yang ada, jadi pelanggan baik yang sengaja langganan maupun nggak tidak menerima sms premium ini sama sekali. Sebuah langkah yang patut diacungi jempol dari pihak MENKOMINFO. sumber sama tepatnya aku lupa, tapi ntar kalo aku searh ketemu, aku kasih dah…

thanks for read

Written by upilachyne

06/10/2011 pada 11:48 pm

Ditulis dalam Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: